Asus Zenfone 2 vs ZTE Blade S6, Adu Kecakapan Harga

Kekuatan kelas menengah memang sudah mulai merata. Ketika Xiaomi hadir dengan Mi 4i, Asus pun hadir dengan Zenfone 2 di pasar. Lalu ada ZTE S6 Blade sebagai pengganggu. Lantas apa yang bisa konsumen peroleh? Jawabannya satu, produk berkualitas dengan banyak pilihan.
Asus Zenfone 2 vs ZTE Blade S6
Nah, dari ketiga produk di atas. Xiaomi Mi 4i dan Asus Zenfone 2 lah yang paling sering dibanding-bandingkan. Bahkan hampir semua media telko pun turut menguliknya. Peran ZTE Blade S6 pun seakan semu. Keberadaan seolah ada dan tiada, namun cukup powerful. Teknovaganza akan membuktikannya ketika harus beradu dalam satu panggung dengan Zenfone 2. Inilah perbandingan head to head Asus Zenfone 2 vs ZTE Blade S6.

Desain

Menganut desain rounded, Zenfone 2 mempertahankan ciri dan identitas keluarga Zenfone sebelumnya. Nyaman digenggam dengan variasi pilihan ukuran layar dan spesifikasi yang beragam.

Tentu saja ini membuat segmentasi penggunanya pun meluas hingga menyentuh kelas atas. Pilihan warnanya beraneka, mulai dari hitam, putih, merah, dan emas.

Sepintas, penampakannya mirip dengan LG G3. Seperti keberadaan tombol volume di bagian belakang di dekat kamera utama. Tentunya dengan sedikit kosmetik yang berbeda di sana sini. Oya, tekstur lingkaran konsentris juga tampak di tombol ini.

Ingin proteksi lebih? Zenfone 2 mengadopsi Gorilla Glass 3, jadi cukup aman terhadap penggores dan benturan ringan. Adopsi layar 5.5 inch IPS dan full HD. Tak heran warna tampak alami, dengan detil tajam. Ada pengaturan brightness otomatis. Dukung 10 titik sentuh, layar terasa responsif.

Bagaimana dengan sang penantang? ZTE Blade S6 juga tak ingin kalah pamor. Bodi ramping dengan konsep minimalis dimiliki. Bezel tipis juga membuatnya terlihat berkelas. Semakin terlihat seperti ponsel papan atas.

Desain unibodi dipilih untuk menimbulkan kesan kokoh. Dan sepertinya Blade S6 berhasil mendongkrak visual secara fisik, karena secara keseluruhan tampil elegan. Bodinya yang memanjang dengan bentuk tubuh yang proporsional membuatnya nyaman digenggam.

Berbeda dengan Zenfone 2, detil tubuh Blade S6 mirip dengan ponsel kebanyakan. Nangkring di sisi kanan berdampingan dengan tombol power. Sedangkan di sisi kiri ada laci untuk microSD serta laci untuk dua nano SIM card. Seperti biasa, untuk membukanya harus ditusuk benda berujung kecil.

Untuk display layar, keduanya terlihat tajam dan terang. Teduh di mata dan tidak membuat visual lekas lelah.

Kinerja

Aspek kinerja digadang-gadang punya performa jempolan. Tidak salah memang torehan dari benchmark membuktikan. RAM yang lebih besar memang menjanjikan multi-tasking yang lebih mulus. Dan inilah yang jadi jualan Asus untuk menunjukkan performa yang lebih bagus.
spek_Asus-Zenfone-2-vs-ZTE-Blade-S6
Sekadar info, Zenfone 2 didatangkan dengan 3 varian 4 GB, selain satu varian 2GB. Meski begitu, sebetulnya tetap perlu mempertimbangkan kombinasi faktor lain seperti prosesor, sistem operasi, dan lainnya.

Spesifikasi unit Zenfone 2 yang Kami pegang menggunakan prosesor Intel Atom Z3580 Quad-core 2.3GHz, prosesor grafis PowerVR G6430, dukungan terhadap OpenGL 3.0, RAM 4 GB, serta storage 32 GB. Sementara Blade S6 menggunakan prosesor Octa-Core 64 bit, kartu grafis kencang dan memori RAM 2 GB.

Dari hasil uji kedua ponsel semuanya terasa lancar. Memainkan banyak aplikasi sekaligus dan berpindah antar aplikasi terasa mudah. Game-game HD yang berat dengan banyak detil, tampil lancar dan bagus. Browsing juga menyenangkan, tentu saja asalkan internetnya kencang, karena membuka belasan tab sekaligus tetap terasa nyaman.

Kedua ponsel memiliki internet 4G yang sudah memadai. Tak perlu kuatir bila ingin mengandalkan kecepatan koneksi jaringan di 1800 MHz nantinya.

Di segi ketahanan baterai Zenfone 2, kapasitas 3000 mAh bisa bertahan seharian dengan aktivitas yang normal. Manajemen baterai yang lebih bagus dari Android Lollipop dan Zen UI (rata-rata 8,5 jam). Hal serupa Teknovaganza alami saat menguji Blade S6, aktivitas seharian bisa diakomodir. Hanya saja durasi ketahanan baterai 2400 mAh sedikit di bawah Zenfone 2.

Multimedia

Di multimedia, keduanya tampil prima. Visual yang disuguhkan ketika bermain game HD pun apik. Warna-warna nge-jreng pun tervisualkan dengan baik. Apalagi disokong sama semburan speaker yang rancak. Semakin klop saja hiburan mobile yang ditawarkan.

Namun, karena kedua ponsel menaruh speaker di belakang bodi. Maka harus sedikit mensiasati ketika mendengarkan musik.
Anda bisa menaruh ponsel tengkurep! sehingga posisi speaker menengadah ke atas.

Di Zenfone 2, equalizer bisa memberi style genre yang berbeda. Meski begitu, pada dasarnya kejernihan suaranya bagus. Disetel pada volume maksimal, masih tetap oke. Pun warna nada terjaga dengan adanya equalizer dan Audio Wizard.

Equalizer terdiri dari 12 opsi (termasuk Normal dan User); ditambah Bass Boost dan Surround Sound yang aktif kalau earset tercolok. Ini bisa diakses dari Play Music maupun Music. Sementara Audio Wizard bisa diakses dari ikon aplikasi. Ini memudahkan menyetel efek suara untuk mode umum.

Sedangkan pada Blade S6, tak ada equaliser sebagai pengatur nada. Namun tersedia pilihan HiFi sebagai gantinya. Fitur HiFi ini siap pakai, artinya tak perlu pengaturan apapun. Saat musik diputar dan ikon HiFi diaktifkan, maka suara akan terdengar lebih keras dan enak didengar. Tentu saja kita bisa dengan mudah mendapatkan audio player lain yang memiliki equaliser, agar bisa menikmati musik lebih nyaman, Yang jelas, bekal hardware audio ponsel ini sudah bagus.

Urusan memutar lagu, terasa nikmati di ponsel ini. Tampilan audio playernya juga bagus dan enak dilihat, jika ada gambar covernya. Jika tak ada, cover album bisa digantikan lingkaran bentuk CD berwarna menarik. Lewat speakernya, suara terdengar keras, jernih dan detil, dengan treble yang pas.

Kamera

Teknologi PixelMaster 2.0 dipakai di Zenfone 2. Kamera utama 13 MP dan kamera depan 5 MP. Jadilah fitur pengabadian gambar ini menjadi fitur andalan. Dengan bukaan Apertur f/2.0 memungkinkan kedua kamera memotret foto resolusi tinggi dengan minim jeda rana.

Mau tau jeroan lain yang membuat kamera Zenfone 2 dahsyat? Kamera utama berupa lensa 5-elemen, pakai sensor Toshiba, ditambahi filter blue glass, dan dua flash LED real tone. Sementara kamera depan dukung sudut lebar 85 derajat.

Moda Low Light masih jadi jualan andalan karena memang mampu menghasilkan foto yang lebih baik saat minim cahaya. Kami menjajal kamera utama maupun kamera depan untuk motret di kotak gelap dan memang objek foto berhasil terjepret lebih baik dibanding kompetitornya.

Moda lain seperti Manual, HDR, Super Resolution, atau Depth of Field direkomendasikan untuk eksperimen foto. Penyuka selfie juga sebaiknya cicipi Selfie Panorama. Dan tentu saja Beautification yang punya timer praktis ini. Secara keseluruhan, foto dan video besutan kedua kameranya tampak tajam tanpa bias warna.

Dual shutter memungkinkan motret foto sambil rekam video. Perpindahan antara kamera utama dan kamera depan tinggal tap lewat ikon kamera putar. Gallery diakses dari ikon dalam jendela.

Sementara untuk Blade S6, meski memiliki kamera dengan resolusi yang sama, yakni 13 MP, hasil fotonya pun cukup baik. Tak banyak fitur, namun cukup untuk memotret di segala kondisi, berkat mode pemotretan Normal, Auto, Panorama, Beauty, Smile, Photo clear, Group dan Straighten.

Hasil foto di luar ruang tampak tajam dan berwarna cukup cerah, serta mampu mengelola objek sulit. Objek makro mudah fokus dengan cepat dengan hasil tajam dan berwarna cemerlang. Namun, berfoto dengan latar terang agak sulit dilakukan karena wajah akan terlihat gelap, meskipun ada fitur HDR yang cukup membantu karena hasil foto akan terlihat agak cerah.

Sementara hasil foto di dalam ruang atau di malam hari, memunculkan noise yang cukup jelas, meski sebenarnya warna-warna tetap terekam dengan baik.

Ada dua mode pemotretan, yaitu Simple mode dan Expert mode yang bisa diaktifkan lewat sebuah lingkaran kecil di sisi paling atas.

Di Simple mode, semuanya dibuat mudah tanpa banyak pengaturan. Tinggal pilih mode, bidik objek dan jadilah foto. Di mode expert, ada garis bantu untuk mencari posisi mendatar, lalu tiga sistem fokus, ISO hingga 800, Exposure, dan White Balance.

Hasil rekaman video yang Full HD (1080p) malah lebih baik, terang, tajam, berwarna bagus, dan berjalan mulus saat diputar. Seperti fotonya, di malam hari menjadi kurang tajam, meski warna tetap tampil bagus.

Daya Saing

Ini yang menjadi aspek cukup menarik buat kedua kontestan. Asus terasa pintar dengan bermacam varian yang ditawarkan pada Zenfone 2. Mulai dari kelas dua hingga empat jutaan.

Semakin menarik, karena RAM besar yang dimiliki juga menjadi daya tarik kunci. Pasalnya, masih sedikit smartphone yang pakai RAM 4GB.

Jangan lupa, kelas menengah ke atas merupakan kelas yang keras kompetisinya. Xiaomi Mi 4i, LG G3, HTC M8, Sony Xperia Z3, dan lainnya menjadi pesaing serius. Nah, ZTE Blade S6 pun bisa menjadi bagian dari persaingan. Mengingat keandalan di kelas dua jutaan.

Asus Zenfone 2 vs ZTE Blade S6

Asus lewat Zenfone 2 bisa diandalkan di kinerja dan multimedia. Terasa wajar karena harganya sedikit di atas. Sementara ZTE Blade S6 dengan performa sedikit di bawahnya berbanderol lebih terjangkau.